free html hit counter Tahun Ajaran Baru, siapkan “PAPERLES” yuk
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • (021) 7751975 / 081 1111 91916

Tahun Ajaran Baru, siapkan “PAPERLES” yuk

Tahun Ajaran Baru, siapkan “PAPERLES” yuk

Masih ingat berita yang sempat viral di media sosial, soal 4 orang anak SD yang meminta tas kepada bapak Presiden kita, pak Jokowi? Permintaan empat siswa SDN 04 Sungkung, Bengkayang, Kalimantan Barat. Siswa

bernama Revan, Heri Aprianto, Jhembo, dan Eligen Thomas yang sehari-harinya berangkat sekolah dengan bermodalkan sebuah kantong kresek. Penampilan keempat siswa yang jauh dari kata layak. Pakaiannya lusuh, resleting mereka jebol, dan yang parahnya, mereka tidak memiliki tas. Di dalam kresek, hanya ada satu buku tulis dan satu pensil. Mereka hanya minta tas untuk membawa buku yang mungkin bertuliskan mimpi-mimpi kecil mereka. Hanya membayangkannya saja sudah merasa sesak bukan ?

Atau tidak usah jauh menelisik, beberapa pekan yang lalu dikabarkan  kebakaran hebat melanda kawasan Jalan Kembang Pacar, RT 02 RW 1, Kramat Pulo, Senen, Kota Jakarta Pusat pada Sabtu (8/7/2017) malam. Kejadian ini membuat 300 warga dari 55 Kepala Keluarga terpaksa mengungsi. Akibat kebakaran tersebut membuat sejumlah anak-anak terpaksa bersekolah apa adanya pada hari pertama masuk sekolah setelah libur Lebaran. Namun anak  anak itu tetap semangat bersekolah meskipun saat ini tinggal di tenda pengungsian. Dua cerita diatas hanya sebagian bingkai keadaan anak – anak yang terpaksa harus bersekolah dengan alat seadanya. Namun mereka tetap bersemangat Sebab pendidikan merupakan modal penting untuk masa depan anak yang dapat merubah kondisi ekonomi keluarga dan bangsa.

Dari beberapa hal diatas tak sedikit menggambarkan keadaan para pasangan orang tua yang kondisi ekonominya di bawah. Betapa pusingnya mereka memikirkan anak-anaknya yang harus bersekolah. Menghitung dengan cermat dan rumit karena duit yang tidak seberapa harus dibagi antara memenuhi kebutuhan makan dan membeli tas atau peralatan sekolah lainnya. Tidak sedikit akhirnya yang menyerah dengan penghasilan tidak seberapa. Jalan terakhir dengan menghutang sana-sini hanya untuk membeli sepatu untuk anaknya sekolah.

Sementara anaknya, karena sudah terbiasa dengan kondisi tersebut. Mereka sadar bahwa mereka tidak sanggup menangis untuk hanya meminta dipenuhi keinginannya memiliki baju baru, tas baru, buku baru dan sepatu baru. Mereka sadar, ketika mereka menangis orang tuanya akan melakukan hal yang sama meskipun berusaha tidak diketahui oleh anaknya.

Terbayangkah bagaimana cerita sedih para orang tua yang ingin anaknya tetap bersekolah. anak-anak merupakan harapan keluarga dan bangsa. Dalam 20 tahun mendatang, anak-anak ini akan menjadi tumpuan ekonomi keluarga. Oleh karena itu, pendidikan anak-anak harus tetap terjaga. Pedih hati orang tua yang menginginkan anaknya sekedar memiliki peralatan yang layak untuk menuntut cita – cita, agar kelak memiliki kesempatan hidup yang lebih baik.

Sekolah Relawan dengan program barunya “PAPERLES” atau Paket Perlengkapan Sekolah. Yaitu program 1000 Paket Perlengkapan Sekolah yang diperuntukkan khususnya untuk Anak Yatim dan Dhuafa agar bisa membantu meringankan beban orang-orang seperti mereka. Bukankah bahagia saat kita dapat membahagiakan orang lain ? terlebih sekarang sudah memasuki Tahun ajaran baru. Pasti tak sedikit dari mereka yang menunggu donasi terbaikmu.

Hanya Rp 300.000/paket, Anda sudah bisa membantu meringankan beban mereka.

Caranya transfer donasi via Mandiri ( 17 300 20304078 ) atau via BCA ( 8691 34 8474 ). Tambahkan kode unik 170 di belakang nominal transfer. Contoh : 300.170 ,- lalu konfirmasi ke 085218553006

Yuk, tenangkan hati dan bahagiakan mereka dengan memberikan Paket Perlengkapan Sekolah.

#MasukSekolah
#TerinspirasiDanBergerak