free html hit counter Banjir Datang, Salah Siapa?
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • (021) 7751975 / 081 1111 91916

Banjir Datang, Salah Siapa?

Banjir Datang, Salah Siapa?

Bencana banjir tidak hanya dirasakan oleh warga Jabodetabek, tapi juga di beberapa wilayah di nusantara ini.

Curah hujan yang tinggi di setiap daerah dan semakin sedikitnya lahan terbuka untuk resapan air hujan tak ayal menjadi salah satu dampak terjadinya banjir di kota-kota khususnya daerah pemukiman padat penduduk. Selain dari berkurangnya lahan resapan air, kebiasaan masyarakat yang masih suka membuang sampah sembarangan menjadi salah satu faktor lain pemicu terjadinya banjir. Hujan deras yang berkepanjangan juga menyebabkan bencana banjir yang tidak dapat di hindari, banjir yang merusak lingkungan, tempat tinggal dan perabotannya, sampai mengancam kesehatan karena banyaknya penyakit yang dapat menyerang kesehatan.

Lantas bila seperti ini siapa yang harus disalahkan?

Pada dasarnya bencana alam disebabkan oleh 2 hal, yaitu hal yang disebabkan faktor alam dan disebabkan oleh kelalaian manusia. Banjir adalah salah satu bencana yang bisa disebabkan oleh keduanya.

Menelisik pada kasus banjir Jakarta, maka hal tersebut disebabkan karena kelalaian manusia. Banyaknya masyarakat yang membuang sampah di bantaran kali menyebabkan aliran air tersendat, dan juga juga buruknya drainase akibat banyaknya sampah yang menyumbat. Hal tersebut memicu naiknya permukaan air ke pemukiman warga.

Bijak bila kita tidak saling menyalahkan orang lain dan juga menyalahkan pemerintah akibat bencana banjir yang saat ini menimpa di beberapa daerah. Mungkin saja, banjir itu datang akibat dari kelalaian kita sendiri yang tidak lagi menjaga keseimbangannya.

Akan lebih baik bila mulai saat ini kita bersama-sama saling mengingatkan untuk menjaga lingkungan sekitar, dan juga tidak lagi membuang sampah sembarangan.