Konten Berita

Aksi Kerelawanan Menembus Batas Usia

SRUpdate, SulTeng Bangkit, Sulawesi  Tengah (21/10) - Tak peduli tua atau muda, semua orang punya kesempatan yang sama untuk bisa menebar manfaat bagi sesama. 

Bunda Yusi Laman dan Danu membuktikannya. Keduanya adalah relawan gempa dan Tsunami Palu yang saat ini sedang merintis kiprah dan aksi kemanusiaan bersama Sekolah Relawan. 

Bunda Yusi sudah berusia 60 tahun lebih, namun semangat dan tekadnya di lapangan selalu muda dan menyala-nyala. Usia senja bukan halangan untuk bisa bermanfaat bagi sesama. 

Bunda Yusi masih tangguh untuk menyetir mobil sendiri, membantu dalam proses evakuasi, hingga blusukan ke berbagai pos penyintas. Tak ada kata pensiun dari dunia Kerelawanan. 

Danu yang kini berusia 16 tahun juga masih duduk di bangku kelas 3 SMK, sementara waktu ia tinggalkan bangku sekolah untuk menimba ilmu di lokasi bencana gempa dan Tsunami  Palu. Di usia mudanya Danu sudah belajar mencari data dan melakukan Assessment langsung di lokasi bencana. 

Semangat Bunda Yusi dan Danu patut kita serap sebagai energi baik, bahwasanya tak ada yang terlalu muda atau terlalu tua untuk memulai sebuah aksi kerelawanan. Semua orang bisa jadi relawan!

Bunda Yusi dan Danu sudah mengambil peran dan masuk ke barisan kebaikan, kamu kapan?

Ayo satukan kekuatan dan ambil peran, kita besamai SulTeng bangkit dalam proses pemulihan.  Jangan biarkan SulTeng berjuang sendirian!

Salurkan kepedulianmu dengan klik kitabisa.com/bergerakbantusulteng
Atau transfer melalui :
Bank Mandiri 1730020304052
Bank BCA 8691352111
An Sekolah Relawan
.
*tambahkan angka 209 pada akhir donasi Anda dan lakukan Konfirmasi donasi ke: 📱085218553006 ☎ 02177805706


  • Bagikan Artikel