Konten Berita

Enam Rumah dan Puluhan Ternak Hilang

 

SRNews, Lombok Timur – Dusun Penendem, Desa Senyiur, Kecamatan Kruak adalah salah satu yang terkena dampak banjir bandang paling parah, selain bagian rumah mereka hilang, enam rumah warga dan ternak ikut hanyut tak tersisa.

 

Sampai beberapa hari ini, hujan masih tetap mengguyur sebagian kota Lombok Timur, tepatnya setiap menjelang sore hari.

Namun, kondisi beberapa masyarakatnya mulai membaik, tetapi belum untuk puing-puing rumah mereka yang berserakan, pondasi pondasi rumah tanpa atap dan dinding, juga sisa kandang ternak yang semua penghuninya hilang, pantauan dari tim Sekolah Relawan, Selasa ( 21/11).

"Semua ternak hilang, hanyut waktu banjir malam itu, gak ada lagi ternak-ternak yang tersisa, kambing, ayam kerbau juga habis sudah," jelas Masniati.

Saat ini hujan menjadi trauma bagi sebagian masyarakat yang terkena dampak, ketika hujan, tak jarang mereka langsung berlari kerumah kerabat yang datarannya lebih tinggi. Hujan ini juga salah satu kendala bagi teman-teman relawan untuk melakukan aktifitas bersih-bersih, karena ditakutkan banjir kembali terjadi.

"Kalau hujan sudah mulai turun, mulai dah kita kerumah saudara tu dia atas, takut sudah kalo terjadi lagi banjir nya,"lanjut Masniati.

Tidak banyak yang dikeluhkan mereka, hanya saja mereka memerlukan bantuan dari relawan-relawan untuk membersihkan puing-puing yang berserakan.

"Kalau untuk logistik seperti makanan sudah cukup, paling saat ini butuh teman-teman aja buat bantu bersih-bersih, terutama yang punya sumur, karena kita juga kekurangan air bersih," tandasnya. (Yuni)

 

  • Bagikan Artikel