Konten Berita

Merapi, Jogjakarta. Delapan tahun Lalu

SRUpdate, Yogyakarta( 5/11) - Moment antara hidup dan mati untuk bisa menyelamatkan warga di Dusun Bronggang, Argomulyo.

BPPTKG Yogyakarta lewat akun media sosial dan web resminya selalu menyampaikan info terbaru yang akurat terkait aktivitas Merapi.

Kini lebih kurang 150 peranti pemantauan terpasang di sekeliling Merapi hingga bagian puncaknya. Semua peralatan itu terintegrasi dan terpantau real time di ruang monitor BPPTKG Yogyakarta.

"Merapi juga pernah mengalami fase panjang tidak meletus. Pernah 8 tahun, pernah 9 tahun, dan pernah lebih lama lagi dari itu," ujar lulusan geofisika ITB yang pernah studi lanjut tentang kegunungapian di Prancis ini.

Menurutnya, rekam jejak letusan Merapi harus dibaca sejak paling tidak 400 tahun lalu. Ini periode ketika aktivitas Merapi tercatat dalam sejarah di Nusantara.

Dengan demikian apa yang kerap diyakini masyarakat sekitar Merapi tentang siklus 4 tahunan, 7 tahunan, belum mendapat pijakan yang kuat dari sisi akurasi data monitoring.

Gunung Merapi meletus dahsyat pada akhir September hingga November 2010. Lebih kurang 140 juta meter kubik material vulkanik dimuntahkan.

Letusan itu tercatat mencapai velositas 3, dan merupakan erupsi paling dahsyat pada kurun waktu 100 tahun terakhir.

Sebelum meletus, aktivitas Merapi terdeteksi meningkat sejak Januari 2009, ditandai gempa vulkanik beruntun.

  • Bagikan Artikel