Konten Berita

Pasca Bencana, Pak Mahmud Bangkit Melalui Karya

SRUpdate, SulTeng Bangkit, Sulawesi Tengah (28/11) Masih ingat Pak Mahmud? Lukisan Bung Karno dan Ibu Fatmawati di depan tenda kayunya membawa ia pada sebuah jalan terang yang baru. Pasca bencana ia kehilangan mata pencaharian sebagai kuli bangunan dan kuli pabrik lepas. Namun, siapa sangka bahwa bencana justru menumbuhkan makna baru dalam kehidupan Pak Mahmud dan keluarganya.

Jika bencana tidak pernah terjadi, Pak Mahmud mungkin tak akan melukis di atas reruntuhan atap rumah. Karya tangan dan buah imajinasinya adalah bukti bahwa nyala asa selalu ada setelah bencana mendera.

Tim Sekolah Relawan menyadari bahwa Pak Mahmud adalah sosok yang gigih dan memiliki kekuatan. Bakat lukisnya membuat ia harus didorong untuk terus mengembangkan diri dan memperkenalkan karyanya sendiri. 

Dibekali beberapa senjata lukis dan alat gambar, di dalam tendanya, tangan Pak Mahmud semakin lihai menari diatas kertas hingga sisa reruntuhan atap. Beberapa pesanan gambar mulai berdatangan. 

"Saya tidak menyangka bahwa ada orang yang akan datang mencari saya dan memesan gambar. Katanya dia lihat saya di postingan Sekolah Relawan" kisah Pak Mahmud saat ditemui di tendanya di Desa Sidera, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi. 

Postingan tentang Pak Mahmud yang di-posting di Instagram @sekolahrelawan rupanya memberikan pengaruh positif bagi Pak Mahmud. Tak hanya menginspirasi netizen, postingan ini juga membuat beberapa orang tergerak untuk datang menemui pak Mahmud dan memberikannya dukungan.

Kini, Pak Mahmud semakin produktif dan kreatif. Tinggal di pengungsian tak membuatnya miskin ide dan berpangku tangan. Ia tak pernah menyangka bisa bangkit melalui Karya. Seiring waktu berjalan, pesanan gambar Pak Mahmud semakin menumpuk, sebagai seorang koordinator pos, hal ini juga membuat kesibukan dan fokusnya terbagi.

"Saya jujur kadang repot karena harus bantu warga bangun tenda atau perbaiki MCK, tapi pesanan gambar ini adalah amanah. Saya mensyukuri dan akan semaksimal mungkin memberikan yang terbaik" ungkapnya. 

Pasca bencana yang menimpa Palu,Sigi dan Donggala banyak yang masyarakat kehilangan akses ekonomi dan pekerjaan. Program recovery ekonomi adalah salah satu upaya dari Sekolah Relawan untuk mendampingi dan membersamai mereka yang ingin kembali bangkit membuka peluang akses ekonominya. Pak Mahmud adalah satu dari sekian banyak masyarakat yang ingin bangkit pasca bencana.

Melalui karya-karyanya yang luar biasa, Pak Mahmud berusaha untuk kembali berdaya.


  • Bagikan Artikel