Konten Berita

Tim SDR Sekolah Relawan Evakuasi Korban Gempa di Hotel Mercure

SRUpdate, Kabar Bencana, Sulawesi Tengah (1/10)- Tim Rescue Sekolah Relawan melakukan proses evakuasi korban gempa di bawah reruntuhan Hotel Mercure pada  Senin 1 Oktober 2018. Bangunan Hotel Mercure yang terletak di Kota Palu  mengalami kerusakan parah dan nyaris roboh akibat getaran gempa, bangunan lantai 1 hotel  berbintang ini pun ikut amblas.

 Menurut keterangan beberapa saksi mata, masih banyak tamu yang terjebak di dalam hotel saat gempa dan Tsunami terjadi. Sebelumnya, Tim Sekolah Relawan bertemu dengan Yusuf, salah seorang warga yang datang ke reruntuhan Hotel Mercure untuk mencari adiknya yang dilaporkan masih terjebak di dalam.

“Kata teman adik saya, adik saya kemarin nggak sempet lari. Dia masih ada di dalam sana” Ungkap Yusuf kepada Sekolah Relawan.

Tim Rescue Sekolah Relawan yang terdiri dari 3 orang personil melakukan evakuasi dengan bantuan palu dan alat seadanya, tim harus menghancurkan reruntuhan tembok  dan material bangunan yang menimpa korban sebelum akhirnya bisa mengevakuasi korban bebas dari reruntuhan.

"Hari ini kami fokus melakukan evakuasi korban yang terjebak dalam reruntuhan bangunan Hotel Mercure Palu dengan bantuan peralatan seadanya,  Alhamdulillah Kami mampu menembus hingga ke lantai 3" Ungkap Aji, salah satu Tim Rescue Sekolah Relawan

Aji menambahkan bahwa eberapa jenazah korban telah berhasil dievakuasi, namun masih banyak lagi korban yang belum ditemukan karena terhalang puing-puing bangunan yang cukup berat dan menghalangi akses menuju korban. 

"Support dan terus doakan Kami supaya selalu sehat agar mampu mengevakuasi seluruh korban hingga selesai" Tambahnya kepada Sekolah Relawan

Hingga saat ini tim masih terus berupaya melakukan evakuasi dan pencarian korban, keterbatasan alat berat memang menjadi penghambat, namun upaya terbaik tetap dilakukan untuk melakukan misi kemanusiaan.


Sementara itu korban jiwa saat ini diperkirakan sudah mencapai  1201 jiwa, jumlah tersebut masih akan terus bertambah mengingat banyaknya korban  yang belum berhasil di evakuasi. Selain banyaknya korban yang masih belum berhasil di evakuasi, sebanyak 17.000 ribu lebih masyarakat juga harus mengungsi pasca gempa.

Penanganan dan respon darurat saat ini memang masih berfokus pada proses evakuasi korban dari reruntuhan bangunan dan penyaluran bantuan pangan serta sandang untuk para penyintas. Selain pangan dan sandang,saat ini para penyintas juga sangat membutuhkan selimut,tikar,terpal dan tenda.

Akses  ke beberapa titik dan wilayah lumpuh sehingga proses evakuasi terhambat, setidaknya ada 4 Kabupaten yang terdampak gempa secara langsung, Kabupaten Donggala, Kabupaten Palu, Kabupaten Sigi dan Kabupaten Parigi Moutong. Sebanyak 389 desa di Sulawesi tengah dan 95 desa di Sulawesi Barat terdampak gempa.

Jangan biarkan Sulawesi Tengah berjuang sendirian, ayo ambil peran dan satukan kekuatan. Kita bangun sinergi kemanusiaan dengan berbagai cara dan jalan kebaikan!

Doakan terus Tim Sekolah Relawan agar mampu memberikan yang terbaik dalam aksi kemanusiaan di Sulawesi Tengah!



  • Bagikan Artikel