5 Hal yang Bisa Membuat Puasa Mu Menjadi Sia-sia

sekolahrelawan.com (4/5/2020) Puasa bukan hanya mengharuskan kita menahan rasa lapar dan dahaga, tetapi juga menjauhkan kita dari hal-hal buruk yang menjadikan kita berdosa.

Sesungguhnya ada lima hal yang mampu merusak ibadah puasa kita, Rasulullah saw pernah berpesan melalui riwayat al-Dailami dan Abu Dawud dari Anas bin Malik yaitu :

خَمْس يُفَطِّرْنَ الصَّائِم : الْكَذِب , وَالْغِيبَة وَالنَّمِيمَة وَالنَّظْرَة بِالشَّهْوَة , وَالْيَمِين الْكَاذِبَة

Ada lima hal yang dapat membatalkan (pahala) puasa seseorang; bohong, menggunjing, adu domba, melihat dengan syahwat, dan sumpah palsu. HR Al-Dailami & Abu Dawud. Penjelasannya yaitu sebagai berikut.

Berkata Dusta 

Berkata dusta atau berbohong hal yang harus kita hindari, karena itu adalah sesuatu yang mampu menghantarkan kita pada keburukan, terlebih lagi saat kita berpuasa karena ibadah puasa sesungguhnya untuk menjadikan kita hamba-Nya yang bertaqwa, maka akan gugur pahala puasa kita jika berdusta dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari, Rasulullah SAW telah berpesan yang artinya :

"Barang siapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta dan (malah) melakukannya, maka Allah tidak butuh dengan lapar dan haus yang ia tinggalkan (tahan). Jadi jangan Suka bohong lagi yaa.

Bergosip 

Menggunjing atau bergosip (ghibah) adalah dosa yang paling sering dilakukan tanpa terasa, membicarakan keburukan atau aib orang lain atau bahkan menyebar luaskannya menjadi hal yang amat tercela. Ketika berpuasa bergosip bisa menjadi penghapus pahala puasa kita, dalam riwayat Al-Baihaqi dari Abu al-ʻAliyah dan Al-Dailami dari Abu Hurairah menyatakan bahwa: 

Orang yang berpuasa masih tercatat beribadah selagi ia tidak me-ghîbah dan mengganggu sesamanya

Nah mulai sekarang jangan suka bergosip lagi ya, daripada bergosip lebih baik membaca Al qur'an.

Mengadu Domba

Hal selanjutnya yaitu adu domba (namîmah) yakni menyebar isu profokatif untuk memecah belah kedua pihak sedangkan dalam kitab Al-Mustaklash fi Tazkiyatil Anfus karya Sa'id Hawwa memiliki arti menyebarkan rahasia dan merusak tabir. Rasulullah SAW telah bersabda yaitu 

"Sesungguhnya, orang-orang yang suka menghasut tidak akan masuk surga" HR Bukhari-Muslim.

Maka dari itu menjaga ucapan rupanya menjadi hal yang paling utama.

Memandang dengan Syahwat

Tak hanya ucapan, pandangan pun harus dijaga baik apalagi ketika berpuasa. Memandang sesuatu sekiranya merasakan lezat dan sensasi tersendiri saat melihatnya, mampu mengurangi pahala berpuasa kita. Menjaga pandangan telah dijelaskan oleh Rasulullah SAW dalam sabdanya yaitu :

"Mata itu berzina, hati juga berzina, zina mata adalah dengan melihat (yang diharamkan), zina hati adalah dengan membayangkan (pemicu syahwat yang terlarang). Sementara kemaluan membenarkan atau mendustakan semua itu." HR (Ahmad).

Harus jaga pandangan dari sesuatu yang tidak baik terlebih lagi dibulan ramadhan ini.

Sumpah Palsu

Sumpah adalah sesuatu yang tidak boleh dipermainkan, karena sumpah sesungguhnya adalah cara untuk menyampaikan sebuah kebenaran terlebih lagi jika sumpah itu diucapkan dengan nama tuhan, jika sumpah tersebut mengandung kepalsuan maka itu menjadi sebuah dosa besar karena menjadikan nama Allah sebagai penguat kebohongan, menurut sebagian ulama sumpah palsu menyebabkan pelakunya terjerumus kepada dosa, kemudian neraka. 

Puasa itu adalah ibadah yang sangat indah, maka menjaga dari sesuatu yang merusak pahalanya adalah hal yang paling utama untuk kita lakukan, maka kita harus selalu ingat untuk menjaga ucapan serta pandangan ya kawan baik.