Fakta Tentang Dexamethasone, Obat yang Diklaim Mampu Menyembuhkan Pasien Corona

sekolahrelawan.com (18/6/2020) Kabar tentang obat Dexamethasone (Dexametason) yang diklaim mampu membantu menyembuhkan pasien Covid-19 kini tengah menghebohkan. Dilansir dari CNBC International, para peneliti di Inggris dalam Recovery Trial yaitu program uji klinis obat untuk mencari pengobatan efektif mengatasi pasien Covid-19, menyatakan bahwa telah memiliki bukti terkait penggunaan obat ini kepada pasien Covid-19. Obat tersebut dapat mengurangi resiko kematian hingga 35% pada pasien yang membutuhkan perawatan dengan mesin pernapasan, dan 20 % pada pasien yang hanya membutuhkan oksigen tambahan dalam perawatannya.

Sebenarnya apa itu Dexamethasone?

Mungkin nama obat ini masih terdengar asing untuk banyak orang, mengutip dari hellosehat.com sebenarnya dexametason adalah obat yang digunakan untuk mengatasi kondisi seperti arthritis, gangguan darah/hormon/sistem kekebalan tubuh, reaksi alergi, masalah kulit dan mata tertentu, gangguan pernapasan, gangguan usus tertentu dan kanker tertentu, dapat meningkatkan respon pada pertahanan alami tubuh sehingga mengurangi gejala seperti reaksi alergi atau bengkak. Obat ini termasuk obat murah yang umum di pasaran,

Penelitian ini dilakukan di Universitas Oxford yang dipimpin oleh Profesor Peter Horby dan Profesor Martin Landray. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyampaikan bahwa : "Ini adalah pengobatan pertama yang ditunjukan untuk mengurangi angka kematian pada pasien dengan Covid-19 yang membutuhkan dukungan oksigen atau ventilator" ujar Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus, Direktur Jendral WHO. Ia juga mengungkapkan "Ini adalah berita bagus dan saya mengucapkan selamat kepada Pemerintah Inggris, Universitas Oxford dan banyak rumah sakit dan pasien di Inggris yang telah berkontribusi pada trobosan ilmiah yang menyalamatkan jiwa ini." 

Apakah Ada Efek Sampingnya?

Meski menjadi obat yang umum di pasaran, namun mengkonsumsi obat ini haruslah dengan resep dokter, mengutip dari Healthline obat ini memiliki efek samping yakni dapat menimbulkan pusing, sakit kepala, mual, muntah, sakit perut, gelisah hingga sulit tidur. Obat ini juga memiliki efek samping yang cukup parah yaitu seperti pendarahan atau memar yang tak biasa, pembekakan, darah di tinja dan urine, nyeri otot dan sendi, perubahan suasana hati seperti depresi dan gagal jantung.

Berbagai upaya tengah dilakukan untuk menemukan obat yang mampu mengatasi virus ini, untuk itu kita juga harus berusaha untuk mencegahnya dengan tetap melakukan pola hidup bersih dan sehat.