Indonesia Tetapkan Wabah Corona sebagai Bencana Nasional, Bukti Kita Harus Lebih Waspada!

Indonesia Tetapkan Wabah Corona sebagai Bencana Nasional, Sudah Saatnya Harus Lebih Peduli

sekolahrelawan.com (16/3/20)- Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah menyatakan virus corona Covid-19 sebagai pandemi. Menanggapi hal ini, Pemerintah Indonesia menyatakan wabah virus corona sebagai bencana nasional.

"Sebagaimana yang tercantum dalam Pasal 50 Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang penanggulangan bencana, karena virus ini sudah dikategorikan sebagai penyakit global, maka statusnya adalah bencana nasional non alam," ungkap Kepala BNPB Doni Monardo di Jakarta Timur, Sabtu (14/3).

Keputusan ini turut menanggapi surat dari WHO untuk Presiden Jokowi terkait penanganan virus  Covid-19 di Indonesia.

WHO yang semula mengapresiasi upaya Pemerintah Indonesia dalam menangani corona, kini mengkhawatirkan adanya sejumlah kasus tak terdeteksi yang membuat penyebaran virus ini meluas dan akhirnya menyebabkan banyak korban jiwa.

"Aksi nyata yang dilakukan adalah memperbanyak tempat pengetesan COVID-19, memperbanyak toolkits untuk tes secara cepat, memperbanyak tenaga medis dengan mengundang dan melibatkan semua pihak termasuk para mahasiswa kedokteran tingkat akhir, dokter-dokter dari IDI, serta relawan medis lainnya," tegas Doni.

Sekolah Relawan sebagai lembaga kemanusiaan, merasa turut bertanggung jawab dalam upaya bersama mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Dony Aryanto selaku Chief Executive Officer (CEO) Sekolah Relawan, akan menginisiasi Kampung Siaga Covid 19 bersama sukarelawan.

"Kami akan memulai dari edukasi tentang virus corona sampai penyemprotan disinfektan di lingkungan Basecamp Sekolah Relawan di Beji Depok. Masjid, Mushola, Gereja, Posyandu, dan juga Gedung Pertemuan adalah objek aksi, selain itu Sekolah Relawan juga akan membersamai masyarakat sekitar untuk membuat handsanitizer bersama secara mandiri." ujar Dony Aryanto.

Melihat ancaman wabah ini bergerak sangat masif dan pencegahan serta penanganannya masih tidak seimbang, masyarakat diminta untuk tetap siaga dan waspada setidaknya dimulai dari lingkungan keluarga terlebih dahulu.

"Selain itu, saya juga mengajak dan meminta kepada mereka yang memiliki jiwa kerelawanan, agar bisa menjadi garda terdepan dalam antisipasi penyebaran virus Corona secara safety." tambah Dony.

Sekolah Relawan mengajak masyarakat untuk meneguhkan kembali bahwa bangsa kita adalah bangsa yang kental akan gotong royong. Melalui gerakan Kampung Siaga Covid 19 bersama dengan elemen masyarakat serta relawan secara komunal, agar dilingkungan terdekat kita bisa saling mengontrol dan melindungi satu sama lain.

Oleh: Izhar