Konten Berita

     Dari Tentara Hingga Relawan Baca Tanpa Batas

SRNews, Jakarta (3/12)- Setiap anak pasti selalu mempunyai cita-cita, seperti halnya Muhammad Maahir Abdulloh, dari yang ingin menjadi Tentara namun berubah haluan menjadi relawan, yang memperjuangkan minat baca kepada setiap orang dimanapun.

Relawan memang seharusnya bisa ditmpatkan dimana saja, tidak hanya tentang fisik tapi juga mental yang kuatpun harus ada. Cita-cita menjadi tentara sepertinya hanya menjadi keinginan masa kecilnya karena dia berfikir untuk menjadi seorang relawan yang bisa membantu di pedalaman tidak perlu menjadi tentara.

Lajang kelahiran 30 Mei 1995 ini, selalu punya tekat yang kuat untuk mewujudkan impiannya, Selain mempunyai jiwa sosial yang tinggi, bungsu dari dua bersaudara ini juga hobi mendaki gunung, Tak jarang orang tuanya agak sedikit was-was dengan hobi anak nya ini, tapi yang namnya ibu hanya bisa mendoakan yang terbaik untuk anak nya.

“Maahir itu anak nya kalau udah punya kemaunan gigih banget gak bisa dicegah, ditantangin gimana pun pasti bisa, pernah mau ikut Palang Merah Indonesia (PMI), saya Cuma bisa mengijinkan karena basic nya di bidang itu ya mau diapain lagi”, ujar Sumaryati, ibu Maahir.

Mungkin bisa di bilang, dibalik anak yang hebat ada ibu yang hebat juga. Hanya dirawat dengan ibu namun dia bisa menjadi anak yang bisa membanggakan keluarganya, terkhusus untuk ibunya yang merawat sendiri dia dan kakaknya dari kecil. Dari masih sekolah diapun sudah senang berpetualang menggunakan sepeda, dan beruntungnya keinginan itu terwujud untuk berkeliling Indonesia, menggunakan sepeda.

Ia selalu mengungkapkan keinginanya ini dengan berlahan kepada ibunya, mungkin tidak ingin membuat ibunya terkejut dan tambah was-was. “ selalu pelan-pelan, tidak pernah sekaligus, mungkin untuk awal-awal dia Cuma sering mendaki biasa yang waktunya tidak lama, karna saya sering bilang ke dia untuk menyelsaikan pekerjaan itu satu-satu ada yang bisa sekaligus, ada juga pekerjaan yang tidak bisa digabungkan, ya setelah lulus kuliah alhamdulillah keinginannya terwujud”, ungkap ibunya.

Ide yang sudah di rancang Maahir lima tahun lalu, kini sudah terlaksana dengan adanya Ekspedisi Penjelajahan Nusantara, selain pendakian dia juga ingin menularkan virus-virus membaca kepada masyarakat yang nanti akan dia singgahi di setiap kotanya.

Tidak hanya keluarga namun teman-teman dari berbagai komunitasnya juga selalu mendukung hingga keinginannya ini terwujud. Dia juga mempunyai harapan bahwa nantinya kegiatan ini tidak hanya untuk kesenangan pribadi namun ada input dan output, bisa membantu dan membagi ilmunya kepada teman-teman yang mungkin tidak seberuntung yang lain.

Selain harapan diapun mempunya pesan-pesan untuk relawan dimanapun berada dalam bidang apapun yang berhubungan dengan kerelawanan, bahwa relawan adalah orang yang mempunyai jiwa sukarela yang tidak dipaksa namun mempunyai hati nurani, yang memang tergerak dengan sendirinya, maka dari itu tanamkanlah itu bukan karna sesuatu namun memang ikhlas dan memang memepunyai naluri jiwa sosial dan bukan karena unsur lain yang diharapakan.

 

 

 

 

 

 

  • Bagikan Artikel