Konten Berita

Membangun Asa di Sekolah Tercinta

SRUpdate, SulTeng Bangkit, Sulawesi Tengah(28/11) -  Sudah hampir dua bulan sejak gempa melanda Palu, Sigi dan Donggala, Siti Maemunah dan kawan-kawan lainnya harus belajar di dalam tenda darurat. Sekolah mereka mengalami kerusakan berat akibat gempa, 3 kelas rata dengan tanah sementara kelas lainnya nyaris rubuh. 

Belajar memang tak harus selalu di kelas, meksipun harus belajar di dalam tenda darurat, anak-anak tetap semangat menimba ilmu. Semangat belajar mereka kian pulih seiring pulihnya trauma terhadap bencana. 

"Sedih sih sekolah kami rusak. Tapi berysukur masih bisa belajar di dalam tenda sama teman-teman. Semoga sekolah kami bisa cepat dibangun kembali" Ungkap Siti Maemunah

Belajar di dalam tenda tentu tak senyaman belajar di dalam ruangan, hal ini juga menjadi kendala yang kerap kali muncul saat proses belajar mengajar dilalukan, hal ini diakui oleh Ibu Ermina, salah satu guru,

"Anak-anak kasian sering kepanasan. Fokus belajar juga terganggu karena udara panas sekali. Mereka ingin belajar diatas bangku, tapi ya kondisinya seperti ini kita harus menyesuaikan. Kami bersyukur karena sebentar lagi sekolah akan dibangun kembali, semoga anak-anak tetap semangat dan kuat menanti sekolah berdiri" Kata Bu Ermin

Pasca fase tanggap darurat bencana, program recovery pendidikan Sekolah Relawan juga berfokus pada perbaikan dan pembangunan sekolah terdampak bencana. Pada tahap ini, sekolah Maemunah yaitu MI ALKHAIRAT BIROMARU adalah sekolah pertama yang dibangun oleh Sekolah Relawan.

Langkah kebaikan memang tak selamanya mulus, beberapa hambatan ditemui lapangan seperti kelangkaan semen dan melambungnya harga bahan material. Hal ini tentu menjadi sangat berpengaruh pada proses pengerjaan bangunan sekolah. 

Seperti halnya anak-anak Biromaru yang tak pernah henti membangun asa, Sekolah Relawan pun tetap yakin dan percaya, bahwa segala tantangan yang melintangi langkah kebaikan akan selalu dibukakan pintu solusi dan jalan keluar.

Kini, proses pembangunan sekolah masih terus berlanjut. Bukan hanya bangunan yang sedang dibangun, tapi sebuah peradaban generasi kuat yang tak pernah lelah menjaga asa dan memelihara harapan baik.

Apa kamu mau ikut berperan dalam membangun asa untuk anak-anak korban gempa? Ayo bersinergi bersama agar sekolah mereka bisa kembali berdiri :)


  • Bagikan Artikel