Konten Berita

Mensyukuri Perbedaan Lewat Aksi Kerelawanan

SRUpdate, Kabar Bencana, Lombok Utara (10/9)-  Jauh-jauh datang dari Jombang, Alfan membawa misi mulai untuk menghadirkan kemerdekaan dan kebahagiaan bagi anak-anak korban gempa. Bersama Pinut sang sahabat, ia memacu kuda besinya dari Jawa menuju Nusa Tenggara.

Alfan tak hanya mampu memikat masyarakat dan anak-anak dengan aksi pantomimnya, para relawan di pos pun berhasil jatuh cinta dengan aksi pantomimnya. Bahasa imaji  dan gerakan penuh ekspresi berhasil melahirkan warna baru di tengah aktivitas aksi kerelawanan. 

Rosa Judo, salah seorang relawan asal Polandia juga tak mampu menolak pesona Alfan. Aksi pantomim Alfan yang sederhana berhasil menumbuhkan energi yang begitu mewah dan megah, Ia berhasil menciptakan "panggung" si tengah reruntuhan puing bangunan.

"Bahasa Imajinasi. Alfan tidak pernah berbicara langsung pada saya. Tapi kami berdua berhasil melakukan aksi pantomim di tengah penyintas" Ungkap Rosa penuh rasa bahagia.

Rosa tak menolak tantangan Alfan sang mine asal Jombang untuk bersama melakukan aksi pantomim. Bagi Rosa dan Alfan, perbedaan bahasa dan negara bukan halangan untuk bisa bersinergi dan menebar kebahagiaan lewat aksi pantomim.

"Saya kaget. Kaget banget bisa ketemu Rosa. Dia juga sangat antusias untuk bisa kolaborasi pantomim dengan saya. Pengalaman yang tak terbeli" ungkap Alfan tak kalah bahagia. 

Alfan dan Rosa menaklukan batas mereka. Keduanya mensyukuri segala perbedaan yang ada lewat sebuah aksi pantomim yang luar biasa. 

Alfan tak mengerti bahasa Rosa. Rosa pun sama. Tapi "Bahasa Kemanusiaan" mampu mempersatukan keduanya dalam sebuah panggung aksi kerelawanan.

Dihadapan ratusan penyintas, Rosa dan Alfan menyajikan aksi pantomim yang lucu dan memukau. 

"Luar biasa. Alfan dari Jombang dan Rosa dari Polandia. Keduanya menunjukan totalitas nyata. Aksi kerelawanan mampu mempersatukan perbedaan. Saya mengagumi keduanya" Ungkap Psikolog Liza Djaprie yang juga ikut menjadi relawan trauma healing bersama Sekolah Relawan.

Potret kisah kerelawanan dan pertemuan  antara Alfan dan Rosa hanyalah satu dari sekian banyak kisah luar biasa di balik bencana gempa. Gempa memang melahirkan duka, namun ia juga menjadi medan pembelajaran hidup bagi banyak anak manusia. Termasuk pelajaran hidup untuk saling menghargai tanpa diskriminasi. Karena aksi kerelawanan dengan semangat kebersamaan.

  • Bagikan Artikel