Konten Berita

Sebuah Senja Yang Menyedihkan

SRNews, Bogor (3/13)-“saya tua dan menderita, sedih rasanya lihat istri yang kerja jualan gorengan saya cuma bisa nempokeun hungkul (melihat saja) mau bagaimana lagi buat buang air saja saya susah...”  Suara hati pak Ciing untuk sang istri

Lelaki senja itu bernama Ciing, 71 tahun sudah ia melewati kegetiran hidup yang menempa, tubuh rentanya hanya bisa terkulai lemah dirumah sederhananya, beberapa tahun lalu ia pernah terjatuh, hal ini membuatnya tak mampu lagi beraktifitas dan bekerja. Bahu kirinya sempat patah, begitupun dengan kakinya. Kini dalam menjalani hari-harinya, lelaki senja yang bertempat tinggal di Gang Kodir RT 03 RW 02 Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Bogor, Kota Bogor ini harus berjalan merangkak seperti bayi.

 Ciing sangat bersyukur karena Tuhan Maha baik, dalam menjalani masa tua yang berat, masih ada sang istri yang setia menemaninya, mereka tinggal berdua saja dirumah sederhananya. Ciing mengaku seringkali tidak tega melihat sang istri harus berjualan gorengan sedangkan ia hanya bisa duduk memperhatikan tanpa memberikan bantuan. Tapi kini Ciing dan istrinya sedang bersedih karena keduanya sama-sama sakit tak berdaya.

Tim Sekolah Relawan yang diwakili oleh Muhammad Musa mendatangi kediaman Ciing dan istrinya pada kamis (8/3). Saat itu istri Ciing sedang sakit, hal ini membuatnya tak mampu berjualan gorengan sehingga mereka tidak memiliki uang untuk membeli makan.

“Sudah dua malam saya sakit, nggak jualan dulu. Sempet pinjam uang ke bank keliling, sisa pembayarannya 15 kali lagi, sekali bayar Rp. 20.000,-, kalau gak gitu ya nggak makan” ungkap perempuan senja itu lirih tak berdaya.

Ciing dan istrinya memiliki 4 orang anak, namun 2 diantaranya tinggal jauh dari mereka. Ciing mengungkapkan kekhawatirannya, ia takut jika tidak ada yang membantu jiwa sewaktu-waktu ia atau istrinya meninggal dunia. Kedua pasangan senja ini tetap mengupayakan ikhtiar terbaik untuk berjuang dimasa senja, mirisnya ketika sakit, mereka tak bisa memenuhi kebutuhan untuk makan sehingga terpaksa harus meminjam uang dan terlilit hutan pada rentenir atau bank keliling.

Sekolah Relawan dengan gerakan #SedekahLawanRentenir berkomitmen untuk membantu orang-orang yang terjerat hutang seperti Pak Ciing dan Istrinya, #SedekahLawanRentenir  mengajak orang-orang yang tergerak dan terinspirasi untuk membantu memerdekakakan mereka yang terbelenggu sistem riba.

Apakah kamu salah satu orang baik yang tergerak untuk membantu membebaskan Pak Ciing dan Istrinya dari jerat belenggu rentenir?

 

 

  • Bagikan Artikel