Konten Berita

Surat Cinta dari Yogyakarta untuk Anak Lombok Utara

SRUpdate, Lombok Bangkit (13/9)- Selalu ada jalan untuk menyampaikan salam kebaikan. Usia bukan hambatan untuk membangun jembatan kemanusiaan.  Anak-anak SD di Yogyakarta membuktikannya. Mereka belajar membangun empati sejak dini, melalui surat semangat dan motivasi yang ditulis untuk anak-anak korban gempa Lombok Utara.

Puluhan surat cinta dari anak-anak SD di Yogyakarta mendarat di Lombok Utara melalui tangan para relawan. Sura-surat itu berisi pesan semangat sekaligus surat perkenalan, gaya bahasanya sederhana dan menggemaskan. Diksi yang dipilih sangat alami dan polos, mereka mencoba menyapa para sahabat yang sedang ditempa bencana.

Rabu 12 September 2018, Tim Sekolah Relawan datang ke SDN 4 LOLOAN Desa Anyar untuk memberikan amanah surat dari sahabat mereka di Yogyakarta. 

Anak-anak begitu antusias menerima dan membaca surat dari sahabat pena. Baru kali ini mereka menerima surat dari sahabat pena. 

"Aku dapat surat dari sahabat pena di Yogya. Terimakasih...semoga kita bisa ketemu nanti" ungkap Santi, siswi kelas 6 

Tak hanya Santi, Coky dan kawan-kawan lainnya tak mau ketinggalan membaca surat semangat dari sahabat pena di Lombok Utara.

Selain surat yang berisi ucapan semangat dan doa, sahabat pena dari Yogyakarta juga mengirimkan hadiah kecil yang mereka beli dengan uang jajan sendiri. Ada yang memberikan mainan robot, buku catatan, hingga uang 2000 untuk membeli gorengan.

Belajar berempati, belajar memupuk kepedulian meski dengan cara yang sederhana. Anak-anak di Yogya memangkas jarak dengan mengirimkan bukti solidaritas mereka melalui surat. 

Surat-surat cinta itupun dibalas oleh anak-anak Lombok Utara, meski bahasa dan diksinya sederhana, namun makna dan nilai yang terkandung melampaui kata-kata yang tertulis didalamnya.

Dari sekian banyak anak SD yang menerima surat itu, ada yang belum bisa baca, tapi guru-guru dan para relawan membantu mereka membacakan surat yang terbang dari Yogyakarta.

"Terharu banget liat anak-anak bisa menunjukan kepeduliannya lewat surat. Mereka bahkan menyisihkan uang jajan untuk beli hadiah kecil. Ini bakal memberikan semangat baru buat anak-anak di Lombok Utara" Ungkap Anggi salah seorang relawan.

Saat raga tak mampu menjamah langsung ke wilayah bencana, maka biarkan kata menjelma sebagai senjata kepedulian yang mampu merangkul dan memeluk dengan bahasa yang sederhana namun bermakna.

Terimakasih sahabat pena dari Yogyakarta, pesan semangat dari Yogakarta berhasil kami terima di Lombok Utara!


  • Bagikan Artikel