Kembalinya Cahaya Terang Untuk Mata Pak Sofiandi

Kembalinya Cahaya Terang Untuk Mata Pak Sofiandi

Sekolahrelawan.com- Beberapa waktu lalu, kami temukan pak Sofiandi sedang asik makan dalam program Free Food Car, ternyata kala itu bapa sedang menahan rasa sakit di matanya. Setelah penggalangan dana untuk bantuan kesembuhan mata pak Sofiandi, kini pak Sofiandi akan menjalankan pemeriksaan lanjutan di rumah sakit.

Kamis, 18 April 2019 lalu Pukul 11.30 Hari menjelang siang, kami bergegas menuju rumah Pak Sofiandi hendak mengantarkan beliau ke RS untuk melakukan kontrol pemeriksaan mata.

Setibanya di kediaman bapak sofiandi, dan di sepanjang perjalanan menuju RS, beliau memberitahukan kepada kami bahwa matanya terus mengeluarkan kotoran dan beliau membersihkan matanya dengan semangkuk air garam.

Serta beliau juga menceritakan bahwa beberapa hari sebelumnya ketika sedang duduk diwarung dekat rumahnya, seketika beliau melihat seseorang yg mendzoliminya, beliau berkata: “Saya liat orang itu, rasanya kalo mata saya ga burem saya mau tegor. Tapi temen saya bilang "udah pak biarin aja, sabar pak, nanti dia juga dapat balasannya”.

Dengan berbesar hati Pak Sofiandi pun tetap sabar, bahkan saat ada orang yang mendzoliminya.

Sesampainya di RS, kami melakukan pemeriksaan sesuai dengan ketentuan yang ada. Pemeriksaan pertama dilakukan di ruang BDR, di dalam Pak Sofiandi melakukan pemeriksaan dengan menutup salah satu mata secara bergantian kemudian memberitahukan angka yang beliau lihat dari layar. Setelah pemeriksaan BDR selesai, selanjutnya menuju ruang pemeriksaan, Dokter menanyakan keadaan Pak Sofiandi.

Kemudian mata Pak Sofiandi diperiksa menggunakan alat yang terkoneksi ke layar monitor, sehingga keadaan mata bapak terlihat jelas. Dengan rasa syukur alhamdulillah kami mendengar pernyataan dokter bahwa, “mata bapak sudah lebih tenang dari sebelumnya dan sudah ada kemajuan".

Namun, karena kondisi mata bapak sudah terlalu lama seperti ini. Dokter bilang, butuh penyembuhan yang tidak sebentar dan ditambah adanya indikasi Katarak di mata bapak. Namun, proses pengangkatan kataraknya tidak dilakukan sekarang.

Lalu dokter membuatkan resep obat dan memberitahukan bahwa untuk kontrol selanjutnya dapat dilakukan 2 minggu kemudian. Mendengar kalimat yg dokter sampaikan, membuat kami tak berhenti untuk mengucap kata syukur alhamdulillah, sebab selain adanya kemajuan pada kondisi mata bapak dan kontrol pemeriksaan dilaksanakan 2 minggu kemudian yg sebelumnya dilakukan setelah 1 minggu.

Dengan banyaknya masyarakat yg memberikan perhatian dan kepedulian kepada Pak Sofiandi, mengajarkan kepada kita semua bahwa “tetap dan teruslah berbuat kebaikan, sebab kebaikan yg kita lakukan sesungguhnya untuk kebaikan diri sendiri”.

Sahabat... Mohon doakan untuk kesembuhan bapak sofiandi supaya beliau dapat mewujudkan keinginannya untuk mencari rezeki dengan berdagang.

Terima kasih untuk para sahabat yang telah mendoakan dan memberikan donasi. Semoga Allah selalu memberikan keberkahan, Rahmat dan keluasan hati untuk terus berbuat baik.


Oleh: Ulfa Akhyara
Editor: Izhar