Mengenal Hantavirus, Virus Baru Ditengah Pandemi Covid-19

sekolahrelawan.com (26/3/2020) Setelah digemparkan oleh pandemi Covid-19 yang melanda dunia, kini mucul virus baru yang sedang menjadi perhatian masyarakat yakni Hantavirus, sebenarnya apa itu Hantavirus? samakah bahayanya dengan virus Covid-19? Pada artikel kali ini Sekolah Relawan telah merangkum apa saja informasi tentang Hantavirus tersebut untuk kamu sebagai pencegahan, yaitu sebagai berikut.

Penjelasan Tentang Hantavirus 

Kasus pertama yang terkuak oleh publik mengenai hantavirus ini ialah, setelah China Global Times menginformasikan adanya seorang pria yang dikabarkan meninggal dunia di dalam bus ketika perjalanan pulang menuju Provinsi Shandong, China pada Senin (23/3/2020), hasil pemeriksaan melalui tes nukleus acid diketahui bahwa pria tersebut meninggal dunia karena terinfeksi Hantavirus.

Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) adalah sebuah penyakit pernapasan yang parah dan dapat berujung fatal untuk manusia,menurut informasi dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit  (Centers for Disease Control and Prevention) Amerika Serikat, hantavirus ini ditularkan melalui tikus, bahkan setiap strain hantavirus dihubungkan dengan spesies inang dari hewan pengerat seperti tikus.

Cara Penularan Pada Manusia

Mengapa manusia bisa terinfeksi hantavirus? menurut CDC seseorang bisa terinfeksi jika ia menyentuh area wajah yaitu mulut dan hidung, setelah ia menyentuh langsung permukaan yang telah terkontaminasi dengan urine, air liur atau kotoran tikus, selain itu hantavirus ini ditularkan juga melalui udara, jika partikel virus dari urine, kotoran dan air liur hewan bergerak di udara dan menginfeksi manusia, bahkan para ahli juga mengungkapkan bahwa memakan makanan yang terkontaminasi juga mampu membuat seseorang terinfeksi. Berbeda dengan Virus Covid-19 hantavirus tidak menular dari manusia ke manusia lain, vaksin untuk melawan virus ini pun sudah ditemukan. 

Gejala Akibat Hantavirus 

Dampak gangguan kesehatan pada yang akan dirasakan oleh seseorang yang terinfeksi virus ini yaitu seperti demam, kelelahan, nyeri otot pada bagian paha, punggung, pinggul atau bahu, tak hanya itu seseorang yang terinfeksi juga merasa pusing, mual, sakit kepala, kedinginan, muntah hingga diare.

Pada empat sampai 10 hari pada fase pertama , orang tersebut dapat mengalami sesak napas, batuk dan paru-paru yang mungkin terisi cairan, penghilatan menjadi kabur, dan peradangan pada wajah.

Semua penyakit sesungguhnya dapat kita cegah dengan pola hidup bersih dan sehat, mari kita lakukan pola hidup sehat sebagai perilaku sehari-hari, dan jangan lupa untuk tetap berdoa agar kita semua terbebas dari penyakit maupun virus sekalipun.

oleh:Novi