Pegunungan Cycloop Masih Dipayungi Awan Mendung: BPBD Prediksi Adanya Banjir Susulan di Papua

Pegunungan Cycloop Masih Dipayungi Awan Mendung: BPBD Prediksi Adanya Banjir Susulan di Papua

SRupdate, Sentani Papua (17/3)- Deretan Pegunungan sepanjang 36 kilometer antara Jayapura sampai Sentani ini masih diselimuti awan hitam. Paska banjir bandang semalam yang menelan 50 korban jiwa dan puluhan lainnya luka-luka, ternyata masih ada potensi banjir susulan untuk papua.

Badang Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Papua, memperkirakan adanya potensi banjir susulan yang akan menghantam kembali Wilayah Sentani hingga Jayapura. Berdasarkan observasi BPBD terhadap kondisi puncak-puncak Pegunungan Cycloop yang masih diselimuti awan hitam.

Adanya awan hitam di puncak-puncak Pegunungan Donbosolo atau Cycloop ini berpotensi menghasilkan curah hujan yang tinggi dan akan berdampak pada daerah di bawahnya yaitu, Sentani sampai Jayapura.

Banjir yang terjadi Sabtu, 16 Maret 2019 pukul 21.30 WIT ini berdampak pada beberapa kelurahan di Kecamatan Sentani. Sedikitnya sampai siang ini 50 orang meninggal dunia dan 50 lainnya luka-luka. 

"Berdasarkan data kami, pengungsi di Kompleks BTN Bintang Timur tercatat 150 KK, Kompleks Gajah Mada 350 KK, Doyo 200 orang, Kemiri 200 orang dan panti jompo 23 orang, dengan kebutuhan mendesak yakni tempat tinggal sementara, bahan makanan, pakaian, selimut, obat-obatan dan air bersih, " ujar Kepala BPBD Provinsi Papua Welliam R. Manderi kepada Antara, Minggu (17/3/19)


Foto: Pesona Papua